Ketika menulis artikel ini, gegap gempita Piala Dunia Sepak Bola 2010 di Afrika Selatan sedang gemuruh-gemuruhnya, apalagi saat ini sudah memasuki semi final yang artinya sebentar lagi akan memasuki sesi puncak dari pesta piala dunia tersebut. Masing-masing orang mendukung kesebelasan kesayangannya dengan caranya masing-masing dan ketika kesebelasan mereka berhasil mencetak goal maka merekapun larut dalam suka cita yang besar. Goal, satu kata yang begitu dinanti-nantikan untuk dapat diteriakkan. Goal adalah lambang dari keunggulan. Goal adalah lambang dari sebuah keberhasilan.
Dalam coaching sebuah goal atau sasaran perlu ditetapkan dengan hati-hati karena akan menentukan kualitas dari hasil yang dicapai, mengapa demikian? Ada sebuah cerita, ada seorang pemuda, bekerja di salah satu perusahaan multi-nasional ternama yang bergerak di bidang Consumer Goods. Pemuda ini ingin sekali meningkatkan kariernya dan memimpikan untuk naik jabatan dari seorang Manager menjadi seorang General Manager. Dalam sebuah sesi career coaching didapatkan bahwa ukuran atau bukti bahwa pemuda tersebut sudah berhasil mencapai goalnya adalah dia sudah duduk di dalam ruangan General Manager, memiliki kartu nama dengan tertulis jabatan General Manager, memiliki sekretaris dan orang menghormati dia sebagai seorang General Manager. Singkat cerita dengan menindaklanjuti action plan yang telah disusun dalam sesi coaching akhirnya pemuda tersebut berhasil menduduki jabatan yang dia idam-idamkan. Namun setelah beberapa waktu pemuda tadi merasa ada sesuatu yang hilang, dia mengalami kejenuhan dan seolah-olah kehilangan arah dan memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya.
Ada cerita lain, juga seorang pemuda, pemuda ini adalah mantan karyawan sebuah bank yang kemudian terjun dalam bisnis Multi Level Marketing. Yang luar biasa adalah ukuran keberhasilan atau pencapaian goal pemuda tadi adalah bukan sekedar memiliki passive income namun memberikan nilai bagi masyarakat, membantu yang lemah atau berkekurangan. Dengan kata lain secara mind dia melihat bahwa berhasil itu adalah ketika membantu lebih banyak orang sukses. Akibatnya pemuda tadi mengembangkan bisnis MLM-nya dengan luar biasa. Dia membantu downline-nya untuk maju bukan karena agar downline-nya tersebut memberikan keuntungan buat dirinya namun lebih kepada membuat downline-nya sukses dan lebih baik dari sebelumnya. Goal pemuda tersebut memberikan energi yang luar biasa bagi dirinya sehingga saat ini pemuda tersebut menduduki satu jabatan yang sangat bergengsi di dunia MLM.
Seorang Coach yang berkualitas akan membantu coachee-nya untuk menemukan goal behind the goal sehingga goal tersebut menjadi clear goal. Sebuah clear goal akan memberikan sumber daya energi yang dahsyat bagi coachee.
Membahas goal mendatangkan satu gairah buat saya. Tentunya anda dapat merasakan ketika kesebelasan dari yang anda jagokan merangsek pertahanan kesebelasan lawannya. Bayangkan striker dari kesebelasan kesayangan anda melewati pemain-pemain lawan. Meliak-liuk dengan cantiknya sambil membawa bola. Kini sang striker tinggal berhadapan dengan kipper, bola ditendang dan ………… GOALLLLLLLLLL
Selamat menikmati Piala Dunia ….