Benar, Casanova berusaha “menggoda” wanita idamannya dengan memanjakan PANCA INDERA-nya .

Ia menyajikan tiram dan sampanye sebagai makanan pembuka karena tiram dan sampanye menstimulasi INDERA PENGECAPAN.

Dia menciptakan suasana mewah untuk mempengaruhi INDERA PENGLIHATAN .

Casanova memenuhi apartemennya dengan bunga karena Casanova yakin bunga menggoda PANCA INDERA wanita dan mereka suka. Bunga adalah afrodisiak karena keindahan bunga memanjakan INDERA PENGLIHATAN , aromanya memanjakan INDERA PENCIUMAN. Bunga dapat disentuh dan itu memanjakan INDERA PERABA.

Saat menyentuh wanitanya, Casanova menyentuhnya dengan lembut. Saat berbicara Casanova berbicara dengan kata, nada dan tempo yang memanjakan INDERA PENDENGARAN wanitanya. Dengan menstimulasi segala hal, Casanova membuat wanita itu merasa hidup dan sensual.

Saya ingat ketika belajar dari Ron Kaufman tentang SERVICE PERCEPTION POINTS, Ron menjelaskan bahwa betapa penting di setiap titik dari SERVICE PERCEPTION POINTS untuk memperhatikan stimulasi PANCA INDERA.

Kita dapat belajar dari strategi Casanova dan mulai menerapkannya ke dalam bisnis.

Stimulasi yang tepat di setiap titik dari SERVICE PERCEPTION POINTS akan membuat Customer anda merasa “hidup” dan “sensual”. Ketika semua itu mampu anda lakukan maka sebenarnya anda telah merebut hati Customer anda. Dengan menciptakan POSITIVE CUSTOMER EXPERIENCE maka selanjutnya terserah anda, mau anda bawa kemana hubungan anda dengan Customer. Tentunya saya percaya anda membawanya ke dalam hubungan yang saling menguntungkan karena itu berdampak secara jangka panjang.

Apa yang harus dilakukan adalah:

  1. Lihat kembali Service Perception Points dari setiap bagian dari bisnis anda
  2. Pada setiap titik, diskusikan dengan Tim anda stimulasi panca indera seperti apa yang ingin dibangun
  3. Analisa apakah stimulasi yang direncanakan itu termasuk ke dalam kelompok Positive Customer Expectations atau Negative Customer Expectations (tentu utk menyusun ini anda sudah mendapatkan informasi ini dari suara Customer anda)
  4. Peringkatlah berdasarkan skala kemendesakan dan budget anda
  5. Evaluasi, evaluasi, evaluasi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *