Kita sampai pada Kuadran terakhir yang menjadi bagian akhir dari pembelajaran kita tentang DELAY dalam Service.

Kuadran keempat adalah, “DISADARI, DIANTISIPASI

Jika Perusahaan atau Bisnis anda berada di Kuadran ini, maka berbahagialah karena artinya Perusahaan anda punya “Perangkat” yang baik untuk mendengar Voice of Customer yang membantu anda menyadari apa yang perlu di-improve, bagian mana yang perlu di-improve, bagaimana cara improve-nya.

Bukan hanya itu, anda dan Tim Service anda kemudian menindaklanjuti Voice of Customer tersebut sehingga tercipta new positive customer experience.

Saya tahu bahwa tidak mudah mampu mendengar Voice of Customer dan lebih tidak mudah lagi untuk mengantisipasi DELAY tersebut karena Service bukan pekerjaan satu orang tetapi seluruh tim yang saling terkait.

Nah, pada Kuadran manapun posisi Perusahaan atau Bisnis anda berada, saya merekomendasikan untuk menjalankan budaya Kaizen. Dengan terbangunnya budaya Kaizen maka Service anda akan terus berada dalam jalur tol Continues Improvement.

Secara sekilas yang dapat anda lakukan untuk Continues Service Improvement adalah sbb :
Anda dapat menyusun Flowchart (before) dan membuat Spaghetti Diagramnya untuk mendeteksi dan menganalisis penyebab DELAY. Kemudian anda dapat menentukan mana bagian proses yang menjadi Value Added, Non Value Added atau yang Non Value Added but Necessary.

Setelah anda menentukan apa yang harus dilakukan berdasarkan data dari Flowchart (before) dan Spaghetti Diagram (before), buatlah Flowchart (After) dan Spaghetti Diagram (After) sebagai dasar anda melakukan Continues Improvement Service anda berikutnya

Ini cuma penjelasan singkat mengenai Kaizen, anda perlu belajar lebih detil mengenai hal ini.

Semoga penjelasan saya untuk bagian pertama dari THE 8 WASTE OF SERVICE dapat bermanfaat. Hari berikutnya kita akan masuk ke dalam Waste yang kedua yaitu DUPLICATION

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *